Mengenal Lebih dekat Arema FC Atau yang Biasa Disebut Arema Malang

Berita bola terbaru – Arema FC atau biasa disebut dan dikenal sebagai Arema Malang, adalah sebuah klub sepak bola profesional yang berasal dari Malang, Jawa Timur, Indonesia. Klub sepak bola Arema didirikan pada tanggal 11 Agustus 1987, Arema mempunyai julukan “Singo Edan”.

Arema FC sendiri bermarkas di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang dan Stadion Gajayana, Kota Malang. Arema adalah tim sekota dari Persema Malang, Persekam Metro, dan Malang United. Saat ini, Arema FC merupakan salah satu peserta yanga akan bersaing dengan tim Indonesia lainnya dalam mengarungi jadwal Liga 1 2021.

Sejak hadir di dunia sepak bola nasional, Arema FC telah menjadi ikon dari warga Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) dan sekitarnya. Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir di setiap sudut kota hingga gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa.

Kelompok suporter mereka dipanggil Aremania dan Aremanita (untuk pendukung wanita). Nama Arema sendiri sebenarnya merupakan sebutan untuk legenda Malang. Adalah Kidung Harsawijaya yang pertama kali mencatat nama tersebut, yaitu kisah tentang Patih Kebo Arema di kala Singosari diperintah Raja Kertanegara.

Arema Football Club (Persatuan Sepak Bola Arema, nama resminya) lahir pada 11 Agustus 1987, dengan semangat mengembangkan persepak bolaan di Malang.

Karena berdirinya pada bulan Agustus itulah kemudian simbol Singo (Singa) muncul. Maksudnya, bulan Agustus itu sesuai horoscope identik dengan Zodiac Leo atau Singo.

Sejak mengikuti Liga Indonesia, Arema tercatat sudah tujuh kali masuk putaran kedua. Sekali ke babak 12 besar (1996/1997) dan enam kali masuk 8 besar (1999/2000, 2001, 2002, 2005, 2006 dan 2007).

Walaupun berita bola yang lumayan berprestasi, Arema tidak pernah lepas dari masalah pendanaan klub.

Hampir setiap musim kompetisi masalah ini selalu menghantui sehingga tak heran hampir setiap musim, manajemen klub selalu berganti.

Pada Kompetisi Liga Super Indonesia ke-1 2008-2009 Arema berada di urutan ke-10.

Dua bulan Setelah kompetisi usai, tepatnya 3 Agustus 2009 di Hotel Santika Malang pemilik klub Arema, PT Bentoel Investama, Tbk melepas Arema ke kumpulan orang-orang peduli terhadap Arema (konsorsium).

Pada musim kompetisi 2009/2010,Arema yang ditukangi oleh Robert Rene Alberts berhasil meraih gelar Juara Liga Super Indonesia dan Runner-up Piala Indonesia. Arema sempat beberapa kali berganti nama sendiri sempat mengalami beberapa kali perubahan nama klub.

Mulai dari PS Arema Malang (1987 – 1995), PS Arema Bentoel (1995 – 2009), Arema Indonesia FC (2009 – 2013), Arema Cronus FC (2013 – 2016), hingga saat ini menjadi Arema FC (2017 – Sekarang). Dengan perubahan nama tersebut, Logo klub tersebutpun ikut beberapa kali mengalami perubahan.

Terakhir, Skuad Arema FC juga telah puluhan kali bergonta-ganti kursi kepelatihan demi memperkuat strategi tim untuk tetap menjadi tim papan atas. Mereka juga memiliki tekat kuat untuk menjuarai kompetisi Liga 1 2021-2022 ini.

Media Asing Soroti Asnawi Mangkualam Sebagai Pemain Terbaik Korsel

Berita bola terbaru, Kamis 6 Mei 2021 datang dari pemain timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Dirinya kembali menggemparkan banyak media asing karena prestasinya bersama klub Korea Selatan, Ansan Greeners.

Baru – baru lama ini, Asnawi Mangkualam berhasil masuk dalam best XI pekan kedelapan kasta kedua Liga Korea Selatan atau K-League 2 musim 2020-2021.Terbaru, Asnawi Mangkualam sukses terpilih mejadi pemain terbaik K-League 2 edisi bulan April 2021.

Melalui voting, winger Ansan Greeners tersebut mengoleksi 99 persen suara unggul telak atas tiga pesaing lainnya yaitu Kim Hyun-woo (Jeonnam Dragons), Nelson Junior (Anyang), dan Patou (Daejeon). Saking bahagianya, mantan bek kanan PSM Makassar itu langsung membuat postingan lewat Instagram yang memperlihatkan dirinya telah terlipih sebagai pemain terbaik.

Namun Asnawi Mangkualam tidak ingin jumawa dan menganggap prestasinya ini berkat kekuatan netizen dari Indonesia. Ia juga menguncapkan banyak terimakasih karena masyarakat selalu mendukung kariernya.

“The power of netizen Indonesia. Makasih banyak ya,” tulis pemain berusia 21 tahun tersebut.

Sementara itu, kabar kesuksesan pemain Indonesia di Korea Selatan membuat heboh media Malaysia, Vocketfc. Dalam artikelnya, media tersebut kaget dengan prestasi Asnawi Mangkualam.

“Setelah terpilih sebagai best XI pekan ke-8, Asnawi baru-baru ini kembali mendapat sorotan karena menjadi pemain terbaik K-League 2 edisi April 2021,” tulis Vocketfc.

Meski sukses pada bulan April, Asnawi Mangkualam justru ditimpa kesialan pada awal Mei ini. Saat membela Ansan Greeners melawan E-Land pada pekan kesembilan K-League 2, berita bola setempat menyebutkan pada Minggu (2/5/2021) Asnawi mengalami cedera hamstring.

Sementara seperti diketahui, Asnawi Mangkualam hanya bisa bermain hingga menit ke-57 sebelum akhirnya digantikan oleh Jo In-hong. Dalam laga itu, Ansan Greeners juga harus menelan pil pahit karena kalah 0-1 dari E-Land.